Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta melalui Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) melaksanakan kegiatan sosialisasi Penguatan Kader Kesehatan Hewan dalam rangka peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap ancaman masuk dan menyebarnya Penyakit Mulut dan Kuku SAT.1 di Aula Diskanak Kabupaten Purwakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.
Kegiatan ini sesuai dengan surat edaran Kepdirjen PKH No 13028/PK. 300/F/08/2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan terhadap Ancaman Masuk dan Menyebarnya Penyakit Mulut dan Kuku Serotipe 1.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serotipe SAT 1 pada hewan ternak, khususnya sapi, kerbau, kambing, dan domba. Kader Kesehatan Hewan terdiri dari 17 Kecamatan, Dinas Kesehatan, BPBD, Diskominfo dan Tim Respon Cepat Pencegahan Penyakit Hewan Menular Zoonosis dan Infeksius Baru.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, para kader kesehatan hewan diberikan pemahaman mengenai PMK SAT 1 dan pengamatan/surveilans penyakit hewan, pentingnya pencegahan, deteksi dini, pelaporan, serta penanganan awal terhadap penyakit hewan menular. Kader diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada para peternak di wilayah masing-masing.
Selain meningkatkan kapasitas kader, kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah strategis Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta dalam memperkuat sistem kewaspadaan kesehatan hewan di tingkat masyarakat.
Kewaspadaan terhadap PMK perlu terus ditingkatkan karena penyakit tersebut dapat menyebar dengan cepat di antara hewan berkuku belah. Oleh karena itu, masyarakat dan peternak diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan ternak dengan gejala yang mengarah pada PMK, seperti demam, keluar air liur berlebihan, luka atau lepuh pada mulut dan kaki, serta kesulitan berjalan.
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta juga mengajak seluruh kader, masyarakat dan kelompok ternak untuk bersama-sama menerapkan langkah-langkah biosekuriti, menjaga kebersihan kandang, membatasi lalu lintas hewan, serta memastikan ternak yang masuk ke wilayah Purwakarta dalam kondisi sehat dan memenuhi ketentuan kesehatan hewan.
Dengan penguatan kader kesehatan hewan, diharapkan terbentuk jaringan kewaspadaan yang semakin kuat hingga tingkat lapangan sehingga potensi penyebaran penyakit dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.
Masyarakat yang memerlukan konsultasi dan pelayanan bidang keswan kesmavet dapat menghubungi kontak +62 877-1129-9340.
“Bersama kader, kita wujudkan peternakan sehat, produktif, dan berkelanjutan.”